IKRAMUL KAREEM - UNIC ft IM (Hasan, Hafiz, Jabbar, Naufal)




Rahman
Rahim
A'liyul A'zimul Karim

Ghaffar
Qahhar
Razzaqul Fattahul A'lim

Khabir
Shahid
Hamidr Raqibul Muqit

Ilahi lastulil firdausi ahla
Wa la aqwa 'ala naril jahimi
Fahabli taubatan waghfir dzunubi
Fainnaka ghafirul dzanbil adzhim

Rahman
Rahim
A'liyul A'zimul Karim

Ghaffar
Qahhar
Razzaqul Fattahul A'lim

Kau selalu ada di hatiku
Ku kan selalu menyebut namaMu Allah Allah

Allah, aku tak layak tuk ke syurgaMu
Namun tak upaya menghadapi nerakaMu
Terima taubatku ampunkan dosaku
Kerna sesungguhnya
Engkaulah Maha Pengampun dosa-dosa besar

Dan sujudku rebahkan untuk mengharapkan
Keampunan keredhaan kasih sayang dan rahmat
DariMu Ya Allah

Ilahi lastulil firdausi ahla
Wa la aqwa 'ala naril jahimi
Fahabli taubatan waghfir dzunubi
Fainnaka ghafirul zanbil adzhim

Allah, aku tak layak tuk ke syurgaMu
Namun tak upaya menghadapi nerakaMu
Terima taubatku ampunkan dosaku
Kerna sesungguhnya
Engkaulah Maha Pengampun dosa-dosa besar

Kau pengampun dosa-dosa besar
Seterusnya...

JATUH BANGUN - INTEAM




Duhai... Tuhanku
Jatuh bangun ku menghambaMu
Kadang cinta, kadang ku melupa...
Tega ku menyiksa hidup sendiri...

Duhai... Tuhanku
Untuk yang kesekian kali
Ku bersujud meminta kembali
Hati yang dipijar indah cinta Mu...
 
Tuhan...
Aku tanpa Mu, hidup ku menderita..
Sunyi hati, kelam jiwa bagai terpenjara

Tuhan...
Biar kan kini, aku dalam rahmatMu
Meski jatuh dan terbangun...
Ku tetap bertahan...
Seterusnya...

JANGAN BERPUTUS ASA

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Terima kasih Ya Allah atas segala nikmat yang tidak putus-putus yang kau berikan kepada hambamu yang sering leka dan lalai ini.Segala pujian hanya berhak untukmu Ya Allah..

Selawat dan salam keatas junjungan mulia, Nabi Muhammad S.A.W yang diutuskan membawa cahaya dan rahmat kesekelian alam.

Alhamdulillah, nikmat masih berada didalam bulan yang cukup mulia dimuliakan atas kelahiran junjungan mulia Rasulullah S.A.W. Sejauh manakah kita merasakan kehadiran Rasulullah di dalam hati kita sedangkan kehadirannya tersangat cukup untuk kita dunia dan akhirat.

Terasa malunya diri ini dengan Rasulullah, ibadah yang entah belum sempurna, selawat yang jarang terlaksana, mengagungkan nafsu dengan rela...

Tersasa malunya diri ini dengan Habibullah, untuk bercakap tentanganya, apatah lagi menjadi ummatnya..

Tetapi Rasulullah tetap menyayangi ummatnya..

Janganlah berputusa asa untuk terus menjadi ummat yang terbaik kerana setiap detik menyaksikan diri kita berlawan dengan nafsu..
Seterusnya...

PENGUNJUNG

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...